Nama
: HARRIS PANGESTU
NIS :7981
Kelas
: 4TPHP4
Indonesia adalah
perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi pangan. Produk yang di hasilkan
adalah cocoa cake dan cocoa butter. Perusahaan ini resmi didirikan pada tanggal
14 mei 2014, dan berlokasi jalan raya serang km. 68 desa julang, kecamatan
cikande, serang banten indonesia, dengan luas area pabrik sekitar 6,7 hektar
dengan 85% berupa bangunan. Sedangkan kantor pusat berada di Jakarta Selatan.
Lokasi PT. Golden Harvest Cocoa Indonesia sangat strategis didukung dengan
adanya jalan tol Cikande yang cukup dekat dengan perusahaan. Pabrik PT. Golden
Harvest Cocoa Indonesia berada di Serang. Sampai saat ini PT. Golden Harvest
Cocoa Indonesia telah memproduksi cocoa butter dan cocoa cake yang sudah
dikenal di pasar ekspor.
A.
Komoditas Produk di PT. Golden Harvest Cocoa Indonesia
Ada dua jenis komoditas yang
di produksi oleh PT. Golden Harvest Cocoa Indonesia yaitu cocoa cake dan cocoa
butter:
b) Cocoa
Butter atau minyak theobroma adalah lemak nabati berwarna kuning pucat yang
diekstrak dari biji kakao. Cocoa butter ini digunakan untuk membuat cokelat,
serta beberapa jenis salep, perlengakapn mandi, dan obat-obatan. Penyusun utama
cocoa butter adalah trigliserida (lemak) yang berasal dari asam palmitat, asam
stearat, dan asam oleat. Cocoa butter diperoleh dari seluruh biji kakao, yang
difermentasi, dipanggang, dan kemudian dipisahkan dari bijinya. Sekitar 54-58%
dari residu adalah cocoa butter. Kakao ditekan atau dipress untuk memisahkan
butter nya.
B.
Penanganan QC di tempat PT. Golden Harvest Cocoa
Indonesia
Quality control yang ada di perusahaan tempat saya PI
antara lain meliputi QC chemical, QC microbiology, dan QC bean grading.
a. QC chemical bertugas menganalisa sampel proses produksi
apakah dalam proses produksi terdapat masalah dalam kualitas atau tidak, sama
halnya bertujuan untuk memonitor proses produk dari awal proses hingga akhir
proses apakah masuk dalam jangkaun standar kualitas pangan.
b. QC microbiology bertugas menangani masalah yang berkaitan
dengan mikroorganisme pada produk. Pengujian yang dilakukan antara lain:
-
Pengujian TPC untuk
mengetahui total mikroba yang hidup.
-
Pengujian YM untuk
mengetahui Yeast dan Jamur yang ada dalam produk.
-
Pengujian patogen
berupa pengujian untuk Salmonella dan ecoli, colliform.
-
Pengujian kualitas
udara yang akan diuji TPC dan YM
-
Pengujian SWAB TEST
untuk patogen dan biasa.
c. QC bean gradder bertugas untuk menanggani setiap biji
yang datang dengan menggambil sampel biji secara random sampling untuk
mendapatkan sampel yang representative dan akan dilakukan pengujian.
d. Penanganan QC
(Quality Control) yang dilakukan di PT Golden Harvest Cocoa Indonesia dilakukan
pada semua tahapan proses, meliputi:
- setiap bahan yang masuk,
- bahan selama di gudang,
- saat proses produksi, dan
- bahan yang akan diekspor
Penanganan QC dilakukan oleh semua personal QC
lab yang mana masing- masing personal mempunyai tanggungjawab atas bagian
pekerjaan masing- masing. Misalnya personal QC raw material, maka dia yang
bertugas mengontrol, mengecek, mengendalikan, memastikan bahan yang datang ke
pabrik. Selain itu penanganan QC meliputi profesi Inspecting, Testing, dan
Grading. Dengan menggunakan data-data sebagai jawaban untuk pembanding dan
estimasi hasil yang baik dan yang tidak baik dipisah-pisahkan untuk mencari
mana yang dapat diterima (Accept) dan mana yang ditolak (Reject).Tujuan
perusahaan menjalankan QC adalah untuk mencari just to the point dengan cara
yang fleksible dan untuk menjamin agar konsumen merasa puas, investasi bisa
kembali, serta perusahaan mendapatkan keuntungan. Bagian pemasaran dan bagian
produksi tidak perlu memaksakan, tetapi perlu kelancaran dengan memanfaatkan
data, inspection dan testing dengan analisastatistic dari QC yang disampaikan
kepada pihak produksi untuk mengetahui bagaimana hasil kerjanya sebagai langkah
untuk perbaikan. Saat pelaksanaan QC dan testing bisa ditemukan beberapa
masalah kualitas khusus, kemudian dibuat suatu study masalah khusus agar dapat
dipergunakan untuk mengatasi masalah di bidang penggudangan, produksi, maupun
distribusi.
Disamping tersebut di
atas tugas QC yaitu:jika terjadi komplain atau return, mengadakan cek ulang dan
menyatakan kebenaran return untuk bisa diterima atau tidak diterima secara
terpisah lalu laporkankepimpinan supaya bisa mengusut dan memberikan informasi
ke departemen terkait untuk kemajuan proses berikutnya.
a. Konsep QC dari pihak / unit produksi
Para karyawan
diproduksi harus mau mengerti dan bertanggung jawab apabila terdapat salah satu
produksinya cacat. Dengan ini masalah kualitas produksi yang harus menjadi
tanggung jawabanya jangan sampai jelek terus menerus. Dalam konsep pokok QC
didalam proses produksi ialah baik buruknya barang produksi adalah merupakan
tanggung jawab manager produksi. Bagian QC tidak berhak mencampuri urusan ini,
karena tidak demikian sistem kerja QC didalam kenyataannyatidak bisa leluasa
dijangkau.
b. Konsep QC terhadap
bagian produksi
Hasil produksi
dicross checklagi oleh bagianQC dan hasilnya di informasikan kepada bagian
produksi dengan data yang jelas sebagai komunikatif, kemudian ditindak lanjuti
oleh QC.Quality Control atau pengendalian mutu adalah bagian dari unit usaha
yang bertugas mengawasi dan mengendalikan mutu dari bahan baku, proses sampai
barangjadi. Dengan adanya Quality Control dalam suatu perusahaan, perusahaan
tersebut akan dapat mengendalikan ke konsistensi mutu dan standar yang
ditentukan untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Selain itu juga untuk mencegah
dan menghindari kerusakan produk yang akan berpengaruh terhadap penurunan biaya
setelah dijual (after sales), meningkatkan produksi dan menjaga citra produk,
cara terbaik mengendalikan mutu propduk, menjadi acuan system kerjadan
perbaikan produk yang dihasilkan.
Secara garis besar
Field Quality Control dibagi menjadi :
1) QC Analisa/Laboraturium, QC yang bertugas menganalisa
bahan termasuk incoming dan produk akhir
2) QC Proses mengawasi titik kritis proses misalnya suhu
proses, kecepatan mesin, lama waktu dan lain-lain
3) QC Produk yaitu mengawasi titik kritis produk yang akan
masuk proses dan produk jadi, misalnya
bentuk dan ukuran, kenampakan, aroma dan lain-lain.
Dalam struktur
organisasi perusahaan bagian quality control bisa ditempatkan dibagian produksi yang berarti tanggungjawab
pekerjaan secara langsung berada dibawah manager produksi. Adapula yang
menempatkan Quality Control pada bagian tersendiri terpisah dari bagian
produksi, yang berarti tanggungjawab pekerjaan bukan kepada Manager Produksi
tetapi langsung dibawah Manager QC atau langsung dibawah Manager Umum (General
Manager). Masing-masing penempatan tersebut mempunyai sisi kelebihan dan
kekurangan .Yang menjadi penekanan adalah dimana QC tersebut bernaung karena
akan memperlihatkan tugas(tanggungjawab) dan wewenang QC.
C.
Penanganan Limbah di PT Golden Harvest Cocoa Indonesia
Penanganan limbah
yang terdapat di PT Golden Harvest Cocoa Indonesia dikategorikan dalam penanganan
limbah secara biologi karena menggunakan jasa mikrobiologi sebagai pengolah limbah
tersebut. Air limbah yang dihasilkan ialah air limbah yang banyak mengandung
senyawa organik terutama gula. Sistem pengolahan yang digunakan merupakan
kombinasi antara pengolahan aerob dan anaerob. Limbah tersebut diolah diarea
tersendiri yang disebut dengan WWT(Waste Water Treatment).Hasil akhir dari
pengolahan limbah ini akan ditampung dalambak penampungan akhir, yang kemudian
akan dilakukan pengecekan menggunakan ikan. Apabila ikan yang dimasukkan masih
hidup, maka cairan siap dialirkan kesungai.
D.
HRD dan standar pegawaidi PT Golden Harvest Cocoa
Indonesia
HRD ( Human Resource
Development ) adalah suatu pekerjaan yangmenangani berbagai masalah pada ruang
lingkup karyawan, pegawai, buruh, manager, dan tenaga kerja lainnya untuk dapat
menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah
ditentukan.Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab HRD :
a. Melaksanakan persiapan dan seleksi tenaga kerja
(Preparation and Selection), Persiapan, Rekruitmen tenaga kerja ( Recruitment
), Seleksi tenaga kerja ( Selection )
b. Pengembangan dan evaluasi karyawan ( Development and
Evaluation )
Tenaga kerja yang bekerja pada perusahaan atau organisasi
harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.Untuk itu
diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai
dan ahli di bidang masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan
begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai
dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
c. Memberikan kompensasi dan proteksi kepada pegawai (
Compensation and Protection )
Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai
secara teratur dari organisasi atau perusahaan.Kompensasi yang tepat sangat
penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang adapada
lingkungan eksternal.Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat
menyebabkan masalah ketenagakerjaan di kemudian hari ataupun dapat menimbulkan
kerugian pada organisasi atau perusahaan.Proteksi juga perlu diberikan kepada
pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenangsehingga kinerja dan
kontribusi pekerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu.Kompensasi
atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya. Sedangkan proteksi
biasanya diberikan oleh perusahaan kepada karyawan dalam bentuk penggantian
biaya ketika karyawan mengalami keadaan kurang sehat (sakit) ataupun ketika
mengalami kecelakaan akibat pekerjaan.
E.
Produk Hasil Olah dan Sasaran Pemakai Perusahaan Produk
hasil olah yang di produksi di PT Golden Harvest Cocoa Indonesia
a. Produk hasil olah berupa cocoa butter dan cocoa cake
b. Sasaran pemakai lokal:
Seluruh
wilayah indonesia yang meliputi pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi
c. Sasaran eksport meliputi:
1. Asia
2. Eropa
3. Amerika
F.
System Pemasaran Perusahaan Pemasaran
System Pemasaran Perusahaan
Pemasaran dilakukan di pusat marketing yang berada di Jakarta, dalam hal ini
pihak marketing langsung mendistribusikan ke agen-agen besar untuk dilakukan
penyebaran terhadap produk yang dihasilkan tersebut.
·
Cocoa butter dan
cocoa cake
Pemasaran lokal
1) Cocoa butter
Dilakukan
proses marketing ke kantor pusat utamanya pada cocoa butter, dilakukan pada
wilayah Nusantara,dengan sistem yang telah ditetapkan oleh pihak marketing
2) Cocoa cake
3) Dilakukan proses marketing ke kantor pusat utamanya pada
cocoa butter, dilakukan pada wilayah Nusantara,dengan sistem yang telah
ditetapkan oleh pihak marketing
Pemasaran eksport
1) Cocoa butter dan cocoa cake
Pemasaran
di lakukan di wilayah asia, amerika dan eropa
G.
Fasilitas dan Ketenagakerjaan PT. Golden Harvest Cocoa
Indonesia
Mempunyai lahan
seluas 6,7 hektar yang dilengkapi dengan beberapa fasilitas utama berupa
laboratorium, ruang produksi, ruang pengemasan, gudang bahan mentah, gudang
barang jadi, mushola,locker, kantin, pos satpam, IPAL,Incinerator, ruang
kantor, dan utility. Selain itu terdapat pula beberapa fasilitas penunjang
seperti tempat parkir mobil, tempat parkir motor, lapangan sepak bola, dan
taman.
PT. Golden Harvest
Cocoa Indonesia Memiliki karyawan sekitar 1600 karyawan. Fasilitas yang
diterima karyawan antara lain gaji bulanan, tunjangan transportasi, tunjangan
kesehatan, asuransi jamsostek, penyediaan makan, serta fasilitas berupa seragam
kerja. Karyawan PT. Golden Harvest Cocoa Indonesia ada yang berstatus sebagai
karyawan tetap dan ada yang berstatus karyawan kontrak.Waktu kerja karyawan di
bagi menjadi 2 yaitu shift dan non shift dengan pembagian waktu kerja sebagai
berikut :
1. Non Shift
Karyawan yang tidak
terkenashiftberkerja mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.30 selama 6 hari kerja
setiap minggunya mulai dari hari senin sampai hari sabtu(stengah hari).
2. Shift Karyawan
Shift I mulai bekerja pada pukul 07.00 sampai dengan
pukul 15.00 dan masuk 6 hari kerja setiap minggunya sesuai ketentuan.
3. Shift II Karyawan
Shift II mulai bekerja pada pukul 15.00 – 23.00 dan masuk
6 hari kerja setiap minggunya sesuai dengan ketentuan.
4. Shift III Karyawan
Shift III mulai bekerja pada pukul 23.00 sampai dengan
pukul 07.00 dan masuk 6 hari kerja setiap minggunya sesuai ketentuan.
Struktur Organisasi
Bentuk struktur organisasi pada PT. Golden Harvest Cocoa
Indonesia adalah struktur organisasi yang terdiri dari beberapa kelompok yang
bertugas pada fungsi yang berbeda - namun menekankan pada satu tujuan yaitu
pengembangan produk, kemajuan produk, dan juga kemajuan perusahaan. Manajemen
teknologi dibagi dalam tiga divisi, yaitu divisi QC (QC dan QA), divisi
produksi dan divisi packaging development. Dalam praktik kerja lapangan ini,
penulis bertugas divisi pengawasan mutu (Quality Control) yang di dalamnya
terdapat QC Chemical,QC Bean Grading, QC Mikrobiologi.
H.
Kepedulian Lingkungan PT. Golden Harvest Cocoa Indonesia
Kepedulian PT.Golden Harvest Cocoa Indonesia meliputi
dana sosial untuk beda masyarakat khususnya dilingkungan sekitar pabrik, selain
itu rekruitmen pekerja banyak yang diperoleh dari masyarakat sekitar.
Kepedulian juga dilakukan dalam bentuk baksos(bakti sosial) untuk masyarakat
yang kurang mampu.